Sunday, 22 December 2019 20:16

FGD PLTB/PLTB Hybrid skala kecil

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Asosiasi Energi Angin Indonesia ( AEAI ) dengan dukungan Direktorat Aneka Energi, Ditjen EBTKE, KESDM melaksanakan Focus Group Discussion dengan tema PLTB/PLTB HYBRID SKALA KECIL pada tanggal 18 Desember lalu di Jakarta. FGD dilaksanakan menjelang pelaksanaan MUNAS AEAI ke-2

FGD ini mencoba memaparkan aspek teknis PLTB Hybrid (PLTS dan Batere), potensi dan keunggulannya karena “potensi energy angin ada di mana mana”. FGD ini bertujuan menggali potensi dan pemanfaatan energi angin untuk PLTB/PLTB hybrid skala kecil dari sektor pemerintah,

FGD menampilkan 4 pembicara dari;  Direktorat Aneka Energi, Ditjen EBTKE, PT Hywind Energy Solutions, PT Awina Sinergy International dan Pusat Studi Energi UGM.

Secara khusus FGD memberikan kesempatan kepada 4 Kementrian yang hadir yaitu Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk menanggapi setelah sesi presentasi. 

Perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan menyampaikan KKP membutuhkan listrik untuk fasilitas yang mereka bangunkan untuk masyarakat pelosok seperti fasilitas penyulingan air, cold storage.

Perwakilan Kementerian Pertanian menyampaikan bahwa sekarang ini pemerintah sedang fokus mencetak 1 juta Ha sawah di lahan rawa, setiap 200 Ha membutuhkan sekitar 4 pompa, pompa ini membutuhkan listrik, sekarang ini masih menggunakan diesel yang sulit dan mahal.

Sementara perwakilan Kementerian Kesehatan menyampaikan salah satu program fisik yang sedang berlagsung sekarang adalah pembangunan Puskesmas di daerah 3 T ( Terdepan, Terjauh, Terpencil ). Puskesmas ini membutuhkan listrik dengan kapasitas 30kW.

Sedangkan Kementerian Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menyampaikan kebutuhan listrik untuk mendukung pembangunan fisik pulau pulau kecil, terutama 111 pulau terluar. Di sejumlah pulau pulau terluar tersebut sedang dikembangkan menjadi desa wisata melalui program Pengembangan Desa Wisata Secara Terintegrasi di Daerah Pulau Kecil dan Terluar serta Perbatasan.

Secara teknis dan data operasi Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Hybrid Skala Kecil yang sudah beroperasi yang dipresentasikan, ke 4 potensi pemanfaatan pada 4 kementrian tersebut bisa dipenuhi, tergantung potensi angin di lokasi yang membutuhkan.

FGD ini juga mengungkap potensi pendanaan dari Dana Desa dan pengelolaan fasilitas listrik ini dengan BumDes, seperti diketahui masih banyak BumDes yang belum memiliki bidang usaha dan belum aktif.

FGD juga mengungkap sejumlah tantangan diantaranya jika melalui Dana DAK, APBN/APBD yaitu perlu memasukkan PLTB/PLTB Hybrid ke dalam menu pilihan DAK, spesifikasi teknis, penyusunan FS proyek dan Sosialisasi bagi kementerian lain/Pemda tentang energi angin.

Dengan target pengguna adalah desa terpencil, pulau terluar/kecil, diketahui sebagian masyarakat yg belum menikmati listrik adalah masyarakat yang mampu membeli listrik. Perlu sosialisasi mengenai teknologi PLTB/PLTB Hybrid bagi masyarakat yg mampu membangun sendiri (membangun koletif), seperti Roof Top di perkotaan.

 

 

 

 

Read 4297 times Last modified on Sunday, 22 December 2019 20:25

1136 comments

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Casino Bet 365 is best casino in the world.

Free Templates - bigtheme.net
Popular Art Betting make bookies articles.