Monday, 11 November 2019 05:49

Smart Grid Solar PV & Wind

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Jakarat 11 September 2019, aeainews.

Indo EBTKE Conex 2019 dengan tema “Energy Transition Toward Sustainable Energy Era”,  telah berlangsung pada November 6 – 8, 2019, di Jakarta International Expo.

Pada Break Out Session-1 dengan tema: Smart Grid Solar PV & Wind menghadirkan 4 pembicara dari Direktorat Aneka Energi EBTKE, Asosiasi Energi Surya Indonesia - AESI, Asosiasi Energi Angin Indonesia - AEAI dan Perkumpulan Jaringan Cerdas Indonesia – PJCI.

 

Ketua AEAI, Agung Hermawan dalam presentasi menjelaskan peran AEAI dalam dinamika perkembangan bisnis dan investasi wind power atau PLTB di Indonesia. AEAI menyuarakan suara dan usulan anggota AEAI, namun AEAI juga akan selalu mengikuti dan memahami dinamika yang terjadi di sisi pemerintah dan PLN ( single buyer ).

AEAI mengelaborasi 4 tantangan investasi  PLTB di Indonesia yaitu; harga, intermitensi dan kestabilan grid, metoda procurement pemilihan langsung dan Kurangnya demand/market untuk pengembangan PLTB, presentasi ini ditutup dengan menyampaikan 4 poin rekomendasi

 

Presenter PLN Handy Wihartady menyampaikan peluang pengembangan Pembangkit Energi Baru Terbarukan sesuai RUPTL 2019-2028, khusus untuk Pembangkit intermitten PLTB dan PLTS, Handy menyampaikan VRE Grid Integration Requirements yaitu; Weather Forecast, Intermittent Anticipation (Buffering), Inertia Resources, Technical Minimum Load and Inverter Features. Diantara strategi PLN untuk PLTB adalah aplikasi smart grid untuk memperbesar penetrasi listrik dari PLTB dan PLTS, disamping itu energi angin dan energi laut akan diprioritaskan untuk Indonesia bagian Timur.

 

Read 37 times Last modified on Monday, 11 November 2019 05:56

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Casino Bet 365 is best casino in the world.

Free Templates - bigtheme.net
Popular Art Betting make bookies articles.