Monday, 07 October 2019 10:32

Event HLN ke-74 dengan tema Listrik 4.0 akan mendorong pengembangan Energi Terbarukan khususnya Angin dan Surya

Mengusung tema “Keberlanjutan Sektor Ketenagalistrikan dalam menghadapi Era Industri 4.0” seminar dan pameran HLN ke 74 sangat sejalan dengan program pemerintah mempersiapkan sektor ketenagalistrikan untuk mendukung Industri 4.0. Asosiasi Energi Angin Indonesia ( AEAI ) melihat event HLN ke-74 akan memberikan kontribusi positif pada pengembangan pembangkit ET di Indonesia khsusnya energi/pembangkit intermitten. 

Ketua AEAI, Agung Hermawan menyampaikan pandangannya bahwa hasil Conference ini akan banyak memberi jawaban dan masukan untuk sejumlah PR mempersiapkan Listrik 4.0 yang sedang dikerjakan pemerintah sekarang antara lain; Pengembangan Distributed Generation, Micro-grid, smart grid and battery/energy storage system dan sejumlah regulasi; Revisi Grid Code, regulasi terkait baterai/ESS dan regulasi terkait bisnis SPLU ( Sarana Pengisian Listrik Umum ) dan SPKLU ( Sarana Pengisian Kendaraan Listrik Umum ) untuk melengkapi aturan mobil listrik yang sudah diterbitkan.

Dilanjutkan oleh Ketua AEAI, sekarang ini pemerintah dengan masukan semua stakeholder ET sedang merevisi aturan harga listrik yang dihasilkan oleh pembangkit ET membutuhkan banyak pandangan dan juga update terkait Listrik 4.0 yang salah satu pilarnya adalah pembangkit Listrik ET. Isu teknis utama dalam pengembangan Pembangkit ET intermitten ( PLTB dan PLTS ) adalah intemittency, baterai/ESS dan kestabilan grid. Semoga sesi VRE Integration dan sesi sesi terkait lainnya nantinya mampu menjawab tantangan terkini seputar PLTB di Indonesia. Disamping skala besar yang sudah beroperasi PLTBayu skala kecil dibutuhkan diremote area; pulau kecil, pesisir dan perbatasan dalam rangkan menuntaskan  program 100% elektrifikasi. 

Energi Angin dan Energi Surya adalah 2 sumber energy gratis, energi intermitten yang tersedia dimanapun, seiring dengan semakin turunnya harga teknologi ( Capex ) PLTB adalah jaminan turunnya harga listrik PLTB, sehingga target KEN, RUEN dan Road Map Energi Bayu dapat dicapai dan yang lebih penting PLTB siap untuk mendukung sektor ketenagalistrikan Era 4.0

Pembangkit Listrik Energi Energi Terbarukan ( PLT ET ) telah mendominasi penambahan pembangkit listrik global beberapa tahun terakhir. Laporan IEA 2017 menyatakan, tahun 2016 PLT ET baru global tercatat 165 GW setara 2/3 dari total pembangkit baru dunia tahun itu. Angin dan matahari bersama akan mewakili lebih dari 80% pertumbuhan kapasitas terbarukan global pada perioda lima tahun ke depan 2017 – 2022.

Ketenagalistrikan pada Era 4.0 yang sedang berlangsung membuka peluang suplai lebih besar bagi energi intermitten ( angin dan surya ) yang juga berarti membutuhkan suplai lebih besar dari PLTB dan PLTS. Ini saatnya untuk lebih memanfaatkan energi angin skala besar, skala kecil atau pembangkit hybrid angin, surya teknologi dengan back-up baterai

 

[Sumber : pelakubisnis.com]

 

Casino Bet 365 is best casino in the world.

Free Templates - bigtheme.net
Popular Art Betting make bookies articles.